Header Ads

Header ADS

Matt Mullenweg, Arsitek Wordpress

Sejak usia remaja, Matt Mullenweg memiliki kegemaran di bidang seni. Hal itu semakin terlihat ketika Matt menempuh pen­didikan sekolah menengah dengan mengambil jurusan Seni Visual dan Pertunjukan. Matt juga dikenal sebagai seorang pemain sak­sofon yang baik.

Nama Matthew Charles Mullenweg atau lebih dikenal dengan Matt Mullenweg mulai dikenal luas ketika ia ber­hasil membuat sebuah perangkat lunak untuk blog yang bernama Wordpress. Wordpress dipasarkan kepada para penggunanya se­cara gratis berbasis PHP dengan dukungan sistem basis data MySQL.

Ketika para pengguna internet tengah mengalami fase booming pembuatan blog pribadi, Wordpress muncul sebagai sa­lah satu pilihan favorit para blogger. Hingga September 2009, Wordpress telah digunakan untuk pembuatan blog ataupun si­tus dengan jumlah mencapai lebih dari 202 juta unit. 


Siapa sangka jika Matt Mullenweg, sang penemu Wordpress, lernyata adalah seorang anak muda yang masih tergolong cukup belia kala itu. Matt Mullenweg lahir di Houston, Texas, Amerika Serikat, pada 11 Januari 1984. 

Pada 2002 atau ketika Matt baru berusia 18 tahun, ia membuat sebuah blog pribadi dengan fasilitas b2cafelog atau bbpress.org. Awalnya Matt membuat blog pribadi hanya digunakan khusus untuk mempublikasikan gambar-gambar perjalanannya selama di Washington DC Namun di luar perkiraan Matt sebelumnya, bbpress.org tempat Matt mendaftarkan blognya tiba-tiba saja berhenti melakukan pengembangan software. Tentu saja hal tersebut sangat mengecewakan Matt yang mulai tertarik dengan dunia blog.

Karena kondisi itulah, pada Januari 2003 Matt Mullenweg membuat sebuah pengumuman lewat blog pribadinya bahwa ia akan mengembangkan blog “b2” miliknya hingga mencapai stan­dar ideal blog pada masa itu. Dengan inisiatif pribadinya, Matt dibantu seorang kawan yang bernama Mike Little mulai mengembangkan program yang disebut Wordpress namun masih memakai basis layanan “b2”. 
Selanjutnya Matt bersama Mike, mendapatkan bantuan seorang mantan pengembang "b2” bernama Michel Drighi, untuk mengembangkan Wordpress agar lebih sempurna. 

Akhirnya pada 27 Mei 2003, Wordpress versi 0.70 dirilis secara resmi untuk publik. Wordpress versi awal ini sebenarnya masih mengandung struktur yang serupa dengan pendahulunya, yaitu "b2cafelog”. Ketika peluncuran Wordpress ini, Matt masih berusia 19 tahun, dan tercatat sebagai seorang mahasiswa di University of Houston.

Pada Maret 2003, Matt bersama Eric Meyer dan Tantek Celik membentuk Global Multimedia Protocols Group atau GMPG. GMPG dibentuk dengan format yang lebih kompleks daripada HTML. 

Selanjutnya pada April 2004, Matt bersama Dougal Camp­bell mengembangkan Wordpress dengan meluncurkan fasilitas Ping-O-Matic. Fasilitas baru dalam Word­press ini berguna untuk mengirim ping notifikasi kepada mesin pencari seperti Technorati secara otomatis setiap kali blog diupdate. Ping-O-Matic ini setidaknya menangani lebih dari 1 juta ping setiap hari.

Berikut adalah fase update Wordpress dari waktu ke waktu :
  • 27 Mei 2003, Wordpress versi 0.70.
  • 22 Mei 2004, Wordpress versi 1.2, dengan kode nama Mi­ngus.
  • 17 Februari 2005, Wordpress versi 1.5, dengan kode nama Strayhorn.
  • 31 Desember 2005, Wordpress versi 2.0, dengan kode nama Duke.
  • 22 Januari 2007, Wordpress versi 2.1, dengan kode nama Ella.
  • 16 Mei 2007, Wordpress versi 2.2, dengan kode nama Getz.
  • 24 September 2007, Wordpress versi 2.3, dengan kode nama Dexter.
  • 29 Maret 2008, Wordpress versi 2.5, dengan kode nama Brecker.
  • 15 Mei 2008, Wordpress versi 2.6, dengan kode nama Tyner,
  • 11 Desember 2008, Wordpress versi 2,7, dengan kode nama Coltrane.
  • 10 Juni 2009, Wordpress versi 2.8, dengan kode nama Baker.
  • 19 Desember 2009, Wordpress versi 2.9, dengan kode nama, Carmen.
Dengan diterimanya Wordpress sebagai salah satu pilihan utama para blogger, maka pundi-pundi kekayaan Matt Mullenweg pun kian menggunung. Oleh situs retireat21.com, Matt dimasuk­kan ke dalam daftar pengusaha muda terkaya di dunia. Kekayaan yang berhasil digenggamnya berjumlah 40 juta dolar AS atau se­tara dengan 400 miliar rupiah.

Di samping kaya raya, Matt juga masuk pada urutan ke-16 dari “50 Orang Terpenting di Dunia Maya” pilihan PC World. Wordpress juga dinyatakan sebagai Program Open Source Terbaik 2009 pada CMS Award. Pertengahan Januari 2009, Matt Mullenweg sempat berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri even Wordcamp Indonesia 2009 yang bertajuk “1st Annual Conference for Indonesian WordPress Enthusiasts”.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.