Header Ads

Header ADS

Adolf Hitler, Diktator Terkejam Abad Ke-20

Siapa yang tak kenal dengan tokoh penguasa diktator Nazi berkumis chaplin ini? la bagaikan manusia haus darah yang membantai lawan-iawannya dengan kejam dan bengis. Bahkan, ia disebut-sebut sebagai diktator terkejam di abad ke-20. Kata-katanya yang terkenal adalah "Bisa saja aku musnahkan semua Yahudi di dunia ini. Tapi, aku sisakan sedikit yang hidup, agar kamu dapat mengetahui mengapa aku membunuh mereka." Itulah kata-kata Hitler yang menunjukkan betapa ia kejam dan diktator.

Sebagai diktator paling kuat dan kejam di abad ke-20, dalam waktu singkat, Hitler mengubah Jerman menjadi masyarakat yang militeristik. Dengan serangannya atas Polandia pada tahun 1939, ia telah memicu terjadinya Perang Dunia II. la menjadikan antisemitisme sebagai bahan utama propaganda dan sendi-sendi kebijakan politiknya. Usahanya itu mampu membangkitkan Jerman, mengubah Partai Nazi menjadi sejenis gerakan massa. la berambisi menaklukkan dunia dengan visinya tentang Jerman sebagai Reich Ketiga yang akan berjaya seribu tahun. Maka, dalam waktu kurang dari dua belas tahun, ia nyaris menguasai seluruh Eropa, juga sebagian Afrika Utara, la juga melembagakan euthanasia atas orang-orang cacat dan yang dianggap tak berguna. Tindakannya itu dimaksudkan sebagai pemurnian ras bangsa Jerman, ras Arya. Akibatnya, terjadilah pembasmian berjuta-juta orang Yahudi, Sinti dan Roma (Gipsi), Slavia, serta banyak kaum minoritas yang dianggap manusia rendahan. itulaH Hitler, si penguasa diktator terkejam abad ke-20.

Hitler adalah salah satu tokoh dunia yang menulis dari dalam penjara, la dipenjara setelah mengalami kegagalan dalam upaya melakukan kudeta di Jerman yang kala itu sedang dalam keterpurukan. Selama 13 bulan dipenjara, ia tidak tinggal diam, la terus berjuang melalui tulisan. Di tangannya, lahirlah buku berjudul 'Mein Kampf' (Perjuanganku). Pada terbitan pertama tahun 1925, buku ini meledak di pasaran hanya dalam waktu singkat. Pengaruh buku tersebut sangatlah terasa bagi bangsa Jerman. Buku ini mampu mengubah Jerman yang sedang hancur karena kekalahan dalam Perang Dunia I. Tulisan Hitler itu pun mampu menyihir sebagian masyarakat Jerman untuk bangkit dan membangun kejayaan Jerman sebagai Third Reich (Kekaisaran Ketiga). Dalam waktu singkat (tidak lebih dari 20 tahun sejak buku itu ditulis), Jerman sudah siap kembali berperang dalam Perang Dunia II dengan kekuatan dan angkatan perang yang lebih andal.

Mein Kampf volume pertama, yang terbit pada tahun 1925, sebetulnya banyak mengungkapkan filsafat dengan dasar yang lemah dan malah terlihat seperti curahan hati Hitler, la berbicara tentang Jerman hanya dari sudut pandang pribadinya. Meskipun begitu, 'Mein Kampf' mampu meraih sukses luar biasa. Tidak ada yang peduli dengan gaya dan tulisan Hitler, bahkan Mein Kampf pada masa itu telah dianggap sebagai kitab suci bagi kaum Fasis. 

Dari buku Mein Kampf itulah, terbentuklah NAZI. Hitler, Mein Kampf, dan NAZI adalah penyulut terjadinya kebencian dan peperangan global (Perang Dunia II) yang lebih dahsyat dibanding Perang Dunia I. Meski ditulis di dalam penjara, namun terbukti Mein Kampf mampu mempengaruhi pikiran banyak orang sebelum akhirnya membuat peristiwa besar dalam sejarah dunia. Jadi, dapat diketahui bahwa setelah bebas dari penjara, Hitler menjadi tokoh besar yang sangat populer di mata masyarakat Jerman. 


Adolf Hitler dilahirkan di Gasthof zum Pommer, sebuah penginapan di Braunau am Inn, Austria, dekat Jerman, pada 20 April 1889 sebagai anak keempat dari enam bersaudara. Ayahnya bernama Alois Hitler (1837-1903), seorang pegawai kantor bea cukai. Sedangkan, ibunya, Klara Polzl (1860-1907), adalah istri ketiga Alois. Keluarga Hitler hidup berpindah-pindah dari Braunau am Inn ke Passau, Lambach, Leonding, dan Linz.

Ketika kecil, Hitler merupakan pelajar yang baik pada waktu bersekolah pada sekolah menengah pertama (elementary school). Namun, pada kelas enam, tahun pertamanya di sekolah menengah atas (high school) ia gagal dan harus mengulang kelas. Kelak, ia menyatakan bahwa kegagalan itu disebabkan oleh pemberontakan atas ayahnya, yang menginginkan dirinya mengikutinya berkarier sebagai pegawai bea cukai. Sementara, Hitler berkeinginan menjadi seorang pelukis dibandingkan mengikuti sang ayah. Setelah Alois meninggal pada 3 Januari 1903, tidak ada perkembangan berarti dalam pendidikannya di sekolah. Pada usia 16 tahun, ia keluar dari sekolah tanpa gelar apa pun.

Menginjak usai remaja, sejak tahun 1905, Hitler menjalani kehidupan Bohemian di Wina dengan dukungan dari ibunya, la ditolak dua kali oleh Akademi Seni Wina (1907- 1908). Pada 21 Desember 1907, ibu Hitler meninggal karena kanker payudara dalam usia 47 tahun. Diperintahkan oleh pengadilan Linz, Hitler memberikan bagiannya atas pensiun ayahnya (sebagai anak yatim) kepada saudara perempuannya Paula. Ketika berumur 21 tahun, ia memperoleh warisan dari seorang bibinya. Kemudian, ia berjuang sebagai pelukis di Wina, menyalin gambar dari kartu pos, dan menjual lukisannya pada turis. Setelah ditolak untuk kedua kalinya pada sekolah seni, ia pun kehabisan uang.

Pada tahun 1909, Hitler hidup di penampungan untuk tunawisma karena tidak memiliki uang. Pada masa inilah, ia berkenalan dengan gagasan-gagasan politik yang ekstrem, terutama konsep rasionalis Lanz von Liebenfels. Liebenfels menerbitkan suatu media berkala tentang keunggulan ras Arya -bangsa Jerman termasuk di dalamnya - dan kerendahan ras-ras lain, terutama bangsa Yahudi. Saat itu pula, ia mulai membenci sosialisme dalam kadar yang sama terhadap bangsa Yahudi.

Hitler menerima bagian terakhir dari kekayaan ayahnya pada bulan Mei 1913, dan pindah ke Munich. Kepindahannya ke Munich juga membantunya menghindar dari wajib militer di Austria, namun tentara Austria akhirnya berhasil menangkapnya. Setelah pemeriksaan fisik, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjalani wajib militer, dan diizinkan kembali ke Munich. Akan tetapi, ketika Jerman memasuki kancah Perang Dunia I pada Agustus 1914, ia mengajukan petisi kepada Raja Ludwig III Bavaria untuk mengizinkannya bertugas dalam resimen Bavaria. Petisi ini dikabulkan, dan ia pun tercatat dalam ketentaraan Bavaria.

Pada masa Perang Dunia I, Hitler bertugas di Prancis dan Belgia dalam Resimen Cadangan Ke-16 Bavaria, mengakhiri perang sebagai Gefreiter (setara dengan prajurit kepala dalam ketentaraan Inggris dan Amerika pada waktu itu), la terlibat dalam sejumlah pertempuran besar di Front Barat, termasuk Pertempuran Ypres, Pertempuran Somme, dan Pertempuran Passchendaele. Pertempuran Ypres (Oktober 1914), yang dikenal di Jerman sebagai Kindermord bei Ypern (Pembantaian atas Orang Tak Bersalah), mengorbankan sekitar 40.000 orang (antara sepertiga hingga setengah) dari sembilan infantri yang terbunuh dalam dua puluh hari, dan kompi Hitler sendiri berkurang dari 250 menjadi 42 orang pada Desember.

Hitler dua kali memperoleh bintang jasa atas keberaniannya, la menerima bintang jasa Iron Cross, Kelas Kedua pada 1914, dan bintang jasa Iron Cross, Kelas Pertama pada 1918, sebuah kehormatan yang jarang diterima oleh seorang Gefreiter. Namun, karena staf resimen berpikir Hitler kurang memiliki kecakapan memimpin, ia tidak pernah dipromosikan menjadi Unteroffizier (setara kopral Inggris). Sejarawan yang lain mengatakan ia tidak dipromosikan karena ia tidak berkewarganegaraan Jerman. Pada 15 Oktober 1918, Hitler dikirim ke rumah sakit lapangan, karena mengalami kebutaan sementara akibat serangan gas mustard.

Pada tahun 1920, Hitler menjadi Kepala Bagian Propaganda. Di sinilah terlihat bakatnya di bidang pidato dan agitasi. Satu tahun kemudian, ia berkecimpung secara langsung dalam politik, dan menjadi pengurus Partai Buruh Jerman (bahasa Jerman : Deutsche Arbeiterpartei/DAP) bulan Juli 1921. la menggunakan kebolehannya berpidato untuk menjadi ketua partai. Kemudian, ia menukar nama DAP menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP) atau Partai Nazi. 

Tahun 1923 adalah tahun yang penuh krisis bagi daerah Weimar, kemudian daerah Rhur dikuasai oleh Prancis, musuh bebuyutan Jerman. Pada tahun 1925, Hitler bebas dari penjara, la menyusun dan membangun kembali partainya, NSDAP, yang sempat hancur. Akhirnya, pada tahun 1926, ia mendapat wewenang mutlak dari partainya, la adalah orator ulung, "singa podium", dan ahli berpidato yang bisa menghipnotis para pendengarnya.

Pada tahun 1929, NSDAP menjadi pemenang mayoritas dalam pemilihan umum di kota Coburg, kemudian memenangi pemilu daerah Thuringen. Setahun berikutnya, tahun 1930, pamor Hitler semakin menanjak. Pada tahun 1932, NSDAP menjadi partai yang paling kuat, ketika pemilu NSDAP mendapat urutan nomor 1. Pada tanggal 30 Januari 1933, Hitler dilantik menjadi Kanselir (Perdana Menteri), tetapi kabinet yang disusunnya berasal dari sayap kanan, politisi yang independen dan para ahli di bidangnya. Tetapi, semua itu hanya rekayasa Hitler. Tetap saja kekuasaan mutlak berada di tangannya. Semua tunduk atas perintah Hitler. Pada akhirnya, partai kelas menengah membuat "ikrar kebulatan tekad yang isinya menyatakan memberikan kuasa sepenuhnya kepada Hitler demi kejayaan der Reich dan Deutschland ueber alles.

Pada masa pemerintahannya sebelum Perang Dunia II. Hitler memerintah dengan menetapkan pemerataan ekonomi, meningkatkan lapangan pekerjaan dan sarana-sarana serta proyek-proyek umum. Salah satu sumbangannya dalam dunia otomotif adalah usulannya untuk membuat kendaraan murah yang dijangkau oleh rakyat Jerman, yang akhirnya diwujudkan dalam bentuk mobil Volkswagen (VW).

Pada Juni 1934, di malam yang dikenali sebagai Malam Pisau Panjang (bahasa Jerman : Nacht der Langen Messer), Hitter membunuh semua penentangnya dalam partai Nazi, yakni Roehm dan para pemimpin SA (Sturm Abteilungen). la juga menyalahkan komunisme dan Yahudi atas situasi ekonomi yang buruk, dan berhasil meraih dukungan militer dengan melaksanakan politik pembangunan peralatan militer Jerman, la menyalahkan, menyerang, dan membunuh orang komunis dan Yahudi karena Hitler memiliki dendam pribadi pada orang-orang komunis dan Yahudi, dendam yang menghantui selama masa hidupnya.

Selain itu, konsep Nazi juga berarti kemurnian ras. Pada tanggal 15 September 1935, Hitler memperkenalkan dua hukum - disebut Hukum-Hukum Nurember - ke Reichstag. Hukum-hukum tersebut melarang pernikahan antara warga Jerman non-Yahudi dan Yahudi, serta melarang mempekerjakan wanita non-Yahudi di bawah usia 45 tahun di keluarga Yahudi. Hukum ini juga menghapus hak-hak kewarganegaraan Jerman yang dipegang oleh orang-orang "non-Arya". Kebijakan eugenika pertama Hitler menargetkan anak-anak dengan cacat fisik dan mental dalam sebuah program bernama Action Brandt, lalu mengizinkan program eutanasia bagi orang dewasa dengan cacat fisik dan mental, yang sekarang bernama Action T4.

Pada September 1939, Hitler menyerang Polandia dengan serangan taktik blitzkrieg (serangan darat dan udara secara kilat) mencapai kejayaan yang mengejutkan musuh dan jenderalnya sendiri. Serangan terhadap Polandia menyebabkan musuh-musuhnya, Inggris dan Prancis, menyatakan perang terhadap Jerman. Dengan itu, dimulailah Perang Dunia II.

Pada masa Perang Dunia II, pihak Inggris dipimpin oleh Sir Winston Churchill yang menggantikan Arthur Neville Chamberlain yang jatuh akibat skandal serbuan Nazi ke Polandia 1939. Prancis, yang dipimpin oleh Jenderal Gamelin, yang saat itu ditunjuk sebagai komando tertinggi Sekutu, gagal menahan serangan kilat Jerman ke Belgia dan Prancis. Akhirnya, Prancis dipimpin oleh Jenderal Charles de Gaulle, la memimpin pasukan perlawanan Prancis pada masa Pemerintahan Vichy, serta bantuan Amerika Serikat yang dipimpin oleh Jenderal Eisenhower sebagai Panglima Mandala di Eropa, meskipun sebelumnya Amerika Serikat enggan terlibat pada perang yang sebelumnya dianggap sebagai perang Eropa itu.

Setelah lama berperang dan mengalami kekalahan di setiap medan pertempuran, Hitler menyadari bahwa kekalahan sudah tidak dapat dielakkan. Awal kekalahan Hitler adalah saat menggempur kota Kursk, Uni Soviet, dengan Operasi Citadel. Kekuatan Jerman terdiri atas 800.000 infanteri, 2.700 tank lapis baja, 2.000 pesawat tempur, serta dipimpin oleh Jenderal Erich Von Manstein dan Jenderal Walther Models. Sedangkan, kekuatan Uni Soviet terdiri atas 1.300.000 infanteri, 3.600 tank, dan 2.400 pesawat tempur. Rencana serangan ini telah diketahui secara detail oleh intelijen Uni Soviet yang berada di Switzerland. Stalin pun langsung memerintahkan tentaranya untuk membangun pertahanan kuat di kawasan Kursk. Di pertempuran inilah, banyak sekali tank andalan Jerman dan Uni Soviet hancur, di antaranya Tank Tiger, Panther, Elefant (Jerman) dan Tank T-34, SU-152, dan KV-1. Jerman mengalami pukulan me­matikan di Stalingrad serta Serangan pukulan sekutu di Normandia, serta gagal dalam Ardennes Offensive, yaitu serangan balasan yang dilakukan tentara Jerman atau Wehrmacht dan beberapa divisi panzer yang masih tersisa dipimpin Jenderal Mantauffel saat musim salju untuk merebut kembali kota Antwerp di Belgia. Serangan ini berlangsung secara terseok-seok, dan berakhir gagal karena kurangnya pasokan logistik dan bahan bakar untuk Panzer dari Jerman. Sehingga, banyak panzer yang masih "Fresh from the Oven", seperti tank Tiger dan Panther teronggok di pinggir jalan karena kehabisan solar.

Hitler yang menyadari kejatuhannya sudah dekat, kemudian mengawini wanita simpanannya, Eva Braun. Lalu, ia bunuh diri bersama-sama pada 30 April 1945. Jasadnya dibakar agar tidak jatuh ke tangan musuh. Setelah kematian Hitler beberapa hari kemudian, akhirnya Jerman menyerah terhadap pihak Rusia dan Sekutu. Namun, kematiannya yang diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker pada 30 April 1945 di Berlin masih dipertanyakan dan menjadi misteri sampai sekarang. Selama ini, kematiannya memang sangat misterius karena tidak ada saksi yang dapat menunjukkan tempat mayat Hitler dan Eva Braun (istrinya). Bahkan, menurut versi lain, pada tanggal 29 April 1945, ketika tentara Rusia telah mengepung kota Berlin, Hitler bunuh diri dengan menembakkan kepalanya, dan Eva Braun bunuh diri dengan meminum pil beracun. Tidak ada yang menyaksikan kejadian itu. Sumber cerita itu hanya dari mulut ke mulut, serta Adolf Hitler dan Eva Braun yang ada di dalam bunker adalah palsu.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Jerman dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Jerman Barat yang berada pada kekuasaan sekutu, dan Jerman Timur yang berada pada kekuasaan Uni Soviet. Hal ini terjadi akibat Perang Dingin. Tetapi, pada akhir abad ke-20, kedua wilayah yang terpisah ini akhirnya bersatu kembali, setelah Tembok Berlin dihancurkan.

Ketika Berlin jatuh ke tangan Sekutu, ada dua dokumen sangat penting yang dapat diselamatkan, seperti yang dikehendaki Hitler. Pertama, Political Testament atau Pengakuan Politik Hitler, yang berisi semacam argumentasi di balik kebijakan anti-Semitisme yang ia anut. Kedua, wasiat Hitler, yaitu surat-surat pentingnya yang lain. Keduanya sangat berarti untuk memberi latar belakang dan penjelasan dari petualangan politik sang 'maestro' diktator ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.